Jumat, 02 November 2012

Macam - Macam Proses Pemisahan (Separation Process)

Distilasi adalah pemisahan dua komponen atau lebih berdasarkan perbedaan titik didih antar senyawa dan titik didih dari senyawa yang dipisahkan harus berbeda jauh.

"Distillation is separation of two or more components by differences of boiling point between compound and boiling point of compound will be separated must in large different"

Distilasi dibedakan menjadi beberapa ,
berdasarkan prosesnya ada 3 yaitu :
  1. Distilasi batch, dimana ada bahan masuk diproses beberapa waktu dan diambil kemudian (distilat dan residu)
  2. Distilasi kontinyu, dimana ada bahan masuk diproses dan ada produk yang dihasilkan. Proses berjalan terus-menerus, bahan masuk dan produk keluar.
  3. Distilasi semibatch, dimana merupakan penggabungan antara kedua proses diatas, prinsipnya adalah proses distilasi seperti batch (ada residence time ) tapi produk dan bahan baku mengalir terus menerus.
"Distillation is distinguished into several,
based on the process divided 3 such as :

  1.   Batch distillation, where there are input material then processed some times and taken later (distillate and residual)
  2. Continuous distillation, where there are input material and product is produced. Process is continous way and then there are input feed and product output.
  3. Semibatch distillation, merger of two above processes, the principle is distillation process like a batch (have residence time) but product and feed continous flow."
Distilasi yang umum dipakai ada 3 seperti :

Hydro Distillation


Steam Distillation

Steam-Hydro Distillation

  • Distilasi Air (Hydro) adalah distilasi yang menggunakan pelarut (biasanya air) pada bahan, jadi bahan direndam dan dilakukan proses distilasi.
  • Distilasi Uap (Steam) adalah distilasi yang menggunakan penambahan steam pada bahan yang mau di distilasi. Bahan tidak direndam dalam pelarut.
  • Distilasi Uap dan air (Steam and Hydro) adalah campuran dari kedua proses diatas, dimana bahan direndam dengan pelarut dan bersamaan itu juga ditambahkan steam.
"Distillation is commonly used divided into 3 such as : 

  • Hydro distillation is distillation using solvent (usually water) into material, so material is soaked and treated distillation process. 
  • Steam distillation is distillation using addition steam into material would in processing, but the material are not soaked into solvent.
  • Steam and Hydro Distillation is mixture of two above processes, where the material was soaked with solvent and at same time also added steam"
Proses pengambilan minyak atsiri biasanya dilakukan dengan 4 cara sbb :
  1. Distilasi
  2. Pengepresan, dilakukan thd bahan dg penambahan tekanan menggunakan hydraulic/expeller pressing. Contohnya lemon, kulit jeruk dll
  3. Ekstraksi menggunakan pelarut (solvent extraction), digunakan utk minyak yang tidak stabil dan rusak oleh panas
  4. Adsorbsi oleh lemak padat (enfleurasi), dilakukan thd atsiri dari bunga-bunga an, karena bunga saat sudah dipetik masih melakukan aktifitas pelepasan atsiri, sehingga perlu di ikat agar tidak kehilangan minyak yang berlebihan. Contoh pada mawar, melati.
"Taking process of essential oil usually done with 4 methods like below :
  1. Distillation
  2. Pressing, material handling with addition pressure using hydraulic/expeller pressing. Examples lemon, orange peel etc
  3. Solvent extraction, is used to unstable essential oil and could be broke by heating.
  4. Adsorbtion with soild fats (enfleurasi), is done to the essential oil from flowers, because the flower when it is picked still doing activity to release essential oil, so need is bundled not to lose excess oil. Example are rose, jasmine."
Ekstraksi adalah pemisahan dua komponen / lebih berdasarkan perbedaan kelarutan komponen tsb terhadap pelarut lain. Ada 3 jenis ekstraksi yaitu :

    1. Ekstraksi cair - cair (solvent), pemisahan komponen dari larutan (cair) dengan bantuan pelarut. Contohnya pemisahan aseton dari fraksi minyak bumi dengan bantuan solvent air, sehingga nantinya ada aseton + air (rafinat) dan minyak bumi + air (ekstrak). Ekstraksi jenis ini biasanya digunakan utk menggantikan pemisahan jika tidak bisa dilakukan dg distilasi, mungkin karena larutan azeotrop (titik didih hampir sama / komponen uap dan cair hampir sama), serta komponen yang mau dipisahkan peka sekali thd panas.

     2. Ekstraksi padat-cair (leaching), pengambilan komponen dari padatan dengan menggunakan pelarut. Contoh pengambilan minyak atsiri dari biji matahari dengan bantuan pelarut air.

    3. Maserasi, perendaman bahan (biasanya nabati) menggunakan pelarut bukan air dan dalam keadaan encer, seperti etanol encer selama periode waktu tertentu sambil diaduk, disaring dan diambil ekstraknya atau juga bisa diartikan  proses perendaman sampel menggunakan pelarut organik pada temperatur ruangan, dengan perendaman sampel tumbuhan akan terjadi pemecahan dinding dan membran sel akibat perbedaan tekanan antara di dalam dan di luar sel.

"Extraction is separation two components or more by differences solubility of components to other solvent. There are 3 types extraction such as :
  1. Liquid-liquid extraction (solvent), separation components from solution (liquid) with add solvent. Example separation acetone petroleum fraction with add water solvent, so later there is acetone + water (raffinate) and petroleum + water (extract). This type extraction usually used to replace the separation if can't be done distillation, probably due to azeotropic solution   ( the boiling point is approximate  / component of vapor-liquid is approximate) , and component would be separated is very sensitive to heating.
  2. Solid-liquid extraction (leaching), taking component from solid using solvent. Example extraction essential oil from sunflower seeds with water solvent.
  3. Maceration, soaking material (usually vegetable) using solvent non water and dillute condition like aqueous ethanol during period time while is stirred, screened and taken extract or also can be interpreted soaking process samples using organic solvent in room temperatures, with soaking plant samples will happen breaking wall and cell membrane due to differences pressure between inside and outside of cell."

  • Absorbsi adalah pengikatan komponen (gas) dengan bantuan solvent cair (cair mengikat gas), sehingga didapatkan raffinat (kaya akan pengotor + pelarut) dan ekstrak (kaya akan komponen yang diinginkan + pelarut). Contohnya : pembuatan asam nitrat dari gas NO2, NO2 diikat oleh air membentuk asam nitrat.
  • Stripping adalah pengikatan komponen dari larutan (cair) menggunakan gas (gas mengikat cair).
  • Adsorbsi adalah penyerapan komponen / partikel pada permukaannya atau peristiwa partikel koloid menyerap partikel bermuatan dari fase pendispersinya. Contoh : pemurnian gula putih.

  • Absorption is bundled of component (gas) with help liquid solvent (liquid bundled gas), so got raffinate (rich will impurities + solvent) and extract (rich the component is required + solvent). Example : manufacturing of nitrate acid from NO2 gas, NO2 is bundled by water and forming nitrate acid. 
  • Stripping is bundled component from solution (liquid) using gas (gas bundled liquid).
  • Adsorption is bundled component / particle at surface or event colloidal particle absorb and charge particle from dispersing phase. Example : white sugar refining.
Sumber :
Catatan kuliah dan penjelasan dosen operasi teknik kimia, desain pabrik, skripsi dengan penyederhanaan bahasa

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar